
MANADO-Henry Walukow merupakan salah satu anggota fraksi Demokrat di DPRD Sulut yang paling vokal menyuarakan aspirasi masyarakat.Hal ini dibuktikan, ketika Walukow mengikuti RDP Komisi I bersama dengan Bappeda Provinsi Sulut, Selasa (30/6/2027).
Walukow menyuarakan aspirasi masyarakat terkait infrastuktur jalan.Aspirasi terkait infrastruktur jalan bukan pertamakali disampaikan Legislator Sulut dapil Minut Bitung ini, dalam Paripurna pun ia sempat menyuarakannya.

Walukow menyatakan, meskipun dalam semangat efisiensi, ia meminta Bappeda serius mengawal progres anggaran dan merealisasikan aspirasi masyarakat, khususnya perbaikan jalan provinsi yang rusak.
“Di tengah efisien berjalan masih normal saja. Saya hanya ingin mendengar progres anggaran yang disiapkan Bappeda untuk memenuhi tuntutan pembangunan yang ada di Sulut,” papar Anggota DPRD Sulut dua periode ini.
“Publik tidak butuh jargon. Yang dibutuhkan warga adalah bukti nyata. Proyek jalan mulus, jembatan layak, dan fasilitas publik berfungsi. Karena itu Henry mendesak Bappeda memaparkan secara detail progres realisasi anggaran, bukan hanya angka di atas kertas. Pemprov banyak prestasi, tetapi di mata masyarakat kelihatan sarana dan prasarana yang rusak,” tegasnya, sembari mengakui keluhan paling banyak masuk ke DPRD lewat masa reses justru soal jalan provinsi yang berlubang, bergelombang, dan membahayakan pengguna. Namun realisasinya minim.
“Kiranya mendapat perhatian Bappeda. Tolong diakomodir aspirasi yang disampaikan kepada kami Anggota DPRD Sulut lewat reses. Dari tiga tahun lalu sampai reses terakhir sedikit aspirasi yang terealisasi terkait jalan-jalan provinsi,” tambahnya.Walukow pun menaruh harapan kepada Bappeda agar dapat mengunakan momentum APBD Perubahan 2026 untuk memperbaiki infrastruktur jalan provinsi. (mom)


