BerandaHeadlinesBakar Semangat Ribuan Kader PDI Perjuangan, Puan Maharani Hadiri Rakor Tiga Pilar...

Bakar Semangat Ribuan Kader PDI Perjuangan, Puan Maharani Hadiri Rakor Tiga Pilar di Sulut

MINUT-Kamis (5/11/2026) ribuan Kaser PDI Perjuangan Sulawesi Utara, sekira pukul 17.00 Wita menghadiri Rakor tiga pilar partai di Ballroom lantai 6, Hotel Sentra, Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Terpantau rakor ini dihadiri langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan bidang politik Puan Maharani didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey serta pengurus DPD serta DPC 15 kabupaten/kota di Sulut.

Rakor ini diawali oleh sambutan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey menyampaikan kesiapan penuh DPD PDI Perjuangan Sulut dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Olly Dondokambey menyebutkan kehadiran Puan Maharani di tengah kader dinilai menjadi kehormatan sekaligus suntikan energi luar biasa. Apalagi, agenda kedatangan tersebut terbilang mendadak dengan persiapan yang hanya memakan waktu tiga hari.

“Soliditas kader di Sulut terbukti mampu menyukseskan jalannya acara dengan baik.Dengan harapan di tahun-tahun politik ke depan, PDI Perjuangan Sulawesi Utara pasti menang. Konsolidasi organisasi yang sudah kita lakukan di 15 kabupaten dan kota kini sudah 100 persen selesai,” tegas Olly Dondokambey.


Sementara itu, Puan Maharani dalam Rakor tersebut membakar semangat ribuan kadernya di Sulut. Dalam kesempatan tersebut Ketua DPR RI ini menekankan tiga hal dalam pertemuan tersebut.

Pertama konsolidasi organisasi yang terdiri dari struktural, legislatif dan eksekutif.
“Kedua dalam merawat Pertiwi, lingkungan hidup dan ramah alam,” kata dia.


Berkaitan dengan hal tersebut, Puan mendorong anggota DPD, DPC serta anggota DPRD wajib membuat tempat sampah atau Teba.


Diketahui Teba merupakan lubang pengolahan sampah organik.Program yang merupakan instruksi DPP PDI Perjuangan tersebut diarahkan untuk mendorong pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Ketiga, adalah pergerakan anak muda. Ini berkaitan dengan menciptakan anak anak muda sebagai kader bangsa.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Sulut, Reza Rumambi usai Rakor menyatakan dalam rakor tadi ibu Puan Maharani menegaskan  konsolidasi organisasi yang terdiri dari struktural, legislatif dan eksekutif.

“Kemudian dalam merawat Pertiwi, lingkungan hidup dan ramah alam,” ucap Rumambi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Puan mendorong anggota DPD, DPC serta anggota DPRD wajib membuat tempat sampah.

Salah satu instruksi strategis yang disorot adalah gerakan pembuatan tempat pembuangan sampah organik dan non-organik yang dinamai Teba (Tempat Buang Sampah).

Gerakan ini diwajibkan bagi seluruh pengurus dan anggota fraksi PDIP di tingkat pusat hingga daerah dengan target memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Seluruh anggota fraksi se-Indonesia, baik DPD, DPC, maupun anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota ditugaskan untuk menjalankan instruksi ini,”jelas Reza.

Selain isu lingkungan dan penguatan konsolidasi tiga pilar, kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda. Sayap partai seperti Taruna Merah Putih (TMP) dan Banteng Muda Indonesia (BMI) hadir memperkuat barisan kader pemuda.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP yang juga pengurus DPP PDI Perjuangan, Unsur pengurus DPD PDIP Sulut, DPC dan PAC serta Organisasi Sayap, Kepala kepala daerah dari PDIP dan Fraksi PDIP DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota.(mom)

- Advertisment -