
MANADO-Humas Grup Arsari Recky Langi menyatakan dirinya tidak mempersoalkan penunjukan Hillary Brigitta Lasut (HBL) sebagai Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Natal Nasional GEMPAR Indonesia 2026.
Namun Recky Langi mengingatkan agar nama Hashim Djojohadikusumo tidak digunakan seolah-olah Hashim secara langsung menunjuk atau memberikan restu terhadap kepanitiaan tersebut.
Diakui Langi, pembentukan panitia merupakan urusan internal organisasi GEMPAR Indonesia.
Ia mengakui bahwa dirinya tidak mempersoalkan pelaksanaan perayaan Natal, tetapi meminta kejelasan terkait penggunaan nama dan foto Hashim dalam undangan, publikasi, maupun proposal penggalangan dana.
Langi khawatir penggunaan identitas tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat mengenai keterlibatan atau dukungan Hashim terhadap kegiatan itu.
Recky Langi menyoroti pentingnya membedakan kegiatan Natal yang diselenggarakan organisasi dengan Perayaan Natal Nasional yang memiliki mekanisme dan legitimasi resmi pemerintah.
Recky pun berharap HBL dapat memberikan penjelasan terbuka kepada publik agar persoalan ini tidak menimbulkan persepsi yang keliru. (mom)


