
TOMOHON — Ada keringat yang jatuh, ada air mata yang tertahan, ada doa orang tua yang tak pernah berhenti, dan ada perjuangan panjang di balik setiap medali yang diraih.
Semua itu akhirnya terbayar ketika Dojang North Kick Taekwondo Club (North Kick TC) berhasil meraih Juara 2 Umum pada Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Tomohon Cup Series II 2026, yang diselenggarakan oleh Dojang Taekwondo Garuda Muda 95 sejak Jumat 28 sampai 30 Agustus di Gor Babe Palar.
Dalam kejuaraan tersebut, North Kick TC tampil penuh semangat dan berhasil membawa pulang 12 medali, masing-masing 5 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah mampu membawa para atlet muda North Kick TC berdiri di podium.
Namun bagi keluarga besar North Kick TC, pencapaian ini bukan hanya tentang angka dan medali. Di balik 5 emas, 3 perak dan 4 perunggu, terdapat cerita perjuangan dari anak-anak yang rela mengorbankan waktu bermain demi latihan.
Ada rasa sakit yang harus ditahan ketika tubuh lelah, ada kegagalan yang harus diterima, dan ada keberanian untuk kembali berdiri setelah jatuh. Ketika memasuki arena pertandingan, mereka membawa nama orang tua, pelatih, dan tentu saja nama Dojang North Kick TC.
Rata-rata ungkapan orang tua atlet; “Medali Boleh Berkilau, Tapi Perjuangan Jauh Lebih Berharga”. SabeumNim Stenly Pangalila menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal. Menurutnya, hasil yang diraih di Tomohon bukan semata-mata keberhasilan pelatih maupun atlet, tetapi merupakan buah dari kerja bersama seluruh keluarga besar North Kick TC.
“Saya sangat bersyukur atas pencapaian anak-anak. Bagi saya, medali bukanlah tujuan akhir. Yang paling penting adalah proses bagaimana mereka belajar disiplin, berani menghadapi lawan, menghargai kemenangan dan menerima kekalahan dengan lapang dada,” ujar SabeumNim Stenly.
Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang telah diraih. “Lima emas, tiga perak dan empat perunggu adalah hasil yang patut kita syukuri. Tetapi perjalanan masih panjang. Jangan pernah merasa sudah cukup. Terus berlatih, terus belajar dan tetap rendah hati,” pesannya.
SabeumNim Stenly juga memberikan penghargaan khusus kepada para orang tua yang selama ini menjadi kekuatan terbesar bagi anak-anak.
“Saya berterima kasih kepada semua orang tua yang tidak pernah lelah mendukung anak-anak. Ada yang mengantar latihan, menunggu sampai selesai, mendampingi saat bertanding, bahkan mungkin harus mengorbankan banyak hal. Medali ini juga milik mereka,” ungkapnya.
Menurut SabeumNim Stenly, menjadi juara bukan hanya tentang siapa yang paling kuat di arena, tetapi tentang siapa yang mampu terus berjuang ketika menghadapi kesulitan.
“Saya selalu katakan kepada anak-anak, jangan takut kalah. Yang harus ditakuti adalah ketika kita berhenti berusaha. Karena dari kekalahan kita belajar, dari latihan kita menjadi kuat, dan dari proses itulah seorang juara dibentuk,” tuturnya.
Dari matras, untuk mimpi yang lebih besar. Keberhasilan meraih Juara 2 Umum di Tomohon menjadi tambahan motivasi bagi North Kick TC untuk terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Sebab, setiap medali yang dibawa pulang bukanlah akhir dari perjalanan. Ini adalah awal dari mimpi yang lebih besar. Hari ini mereka berdiri di podium. Besok mereka akan kembali ke matras, berlatih lebih keras, memperbaiki kekurangan dan mengejar prestasi berikutnya. [anr]


