BerandaHeadlinesWurangian Ingatkan Berhasilnya Sektor Kesehatan Tidak Diukur dari Realisasi Anggaran Tapi Manfaat...

Wurangian Ingatkan Berhasilnya Sektor Kesehatan Tidak Diukur dari Realisasi Anggaran Tapi Manfaat Dirasakan Masyarakat

“KOMISI 4 RDP BERSAMA DINAS KESEHATAN”

MANADO-Dalam rangka evaluasi pelaksanaan program semester 1 tahun anggaran 2026, Selasa (14/7/2026) Komisi 4 DPRD Sulut melaksanakan Rapat Dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan UPTD Rumah Sakit.

Cindy Wurangian Sebagai Sekretaris Komisi 4 menyatakan, keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya diukur dari tingginya realisasi anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Masyarakat lebih membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas dibanding sekadar laporan angka-angka realisasi program,”tegas Ketua Fraksi Golkar ini.


Wurangian juga menekankan yang lebih penting dari realisasi anggaran adalah manfaat yang diterima masyarakat.

“Apakah pelayanan kesehatan menjadi lebih baik, berapa lama pasien harus menunggu untuk dilayani, bagaimana perlakuan rumah sakit terhadap pasien yang mengalami kendala administrasi seperti BPJS tidak aktif, dan bagaimana kenyamanan fasilitas yang diterima masyarakat,” ungkap Legislator Sulut dapil Minut Bitung ini.

Anggota DPRD Sulut empat periode ini meminta para pimpinan rumah sakit untuk menyampaikan indikator keberhasilan yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya mencontohkan waktu tunggu pasien, kualitas fasilitas rawat inap, kebersihan rumah sakit, hingga penanganan kasus-kasus medis yang menjadi perhatian publik,”papar Wurangian, sambil mempertanyakan efektivitas pelatihan yang dilakukan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).

Wurangian meminta adanya ukuran yang jelas terkait korelasi antara pelatihan tenaga kesehatan dengan peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Cindy Wurangian, menekankan bahwa keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya diukur dari tingginya realisasi anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurut Cindy, masyarakat lebih membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas dibanding sekadar laporan angka-angka realisasi program.(mom)

- Advertisment -