BerandaHeadlinesMendapat Perhatian Komisi II DPRD Sulut, Koperasi Merah Putih Desa Kalasey Satu...

Mendapat Perhatian Komisi II DPRD Sulut, Koperasi Merah Putih Desa Kalasey Satu Selesai Dibangun

Kunjungan Komisi II di Koperasi Merah Putih Desa Kalasey Satu baru selesai dibangun.

MINAHASA-Komisi II DPRD Sulut membidangi Perekonomian dan Keuangan, Rabu (13/5/2026) melaksanakan kunjungan lapangan untuk melihat langsung pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Kalasey Satu Kecamatan Mandolang yang baru selesai di bangun.

Rombongan Komisi II ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Inggried Sondakh serta anggota Angelina Wenas, Seska Budiman, Dhea Lumenta, Ruslan Abdul Gani, ikut juga dari Dinas Koperasi Provinsi Sulut.


Saat kunjungan Komisi II ini, sudah ada dilokasi Gerai Koperasi Merah Putih Kalasey satu, Ketua Koperasi Drs. Denny Rantung, Sekretaris Peggy Togas, Bendahara Reynold Lalumba, Hukum Tua Desa Kalasey Satu Lelly Tonggari yang juga sebagai Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih Kalasey Satu, BPD dan Danramil, Babinsa serta Perangkat Desa.

Ada banyak aspirasi yang disampaikan Pengurus Koperasi Merah Putih Kalasey Satu. Diantaranya disampaikan oleh Ketua Koperasi Denny Rantung.
Rantung menyampaikan harus ada pertemuan terbuka untuk mendapatkan informasi yang transparan terkait pengelolaan koperasi ini.

“Karena informasi yang didapat untuk dua tahun kedepan koperasi ini akan dikelolah oleh PT Agrinas, baru diserahkan ke pengurus koperasi kemudian ada perekrutan manager, bagimana mekanisme pengembalian, ini yang perlu kami dapatkan penjelasan,”ungkap Rantung.

Aspirasi dari Pengurus Koperasi Merah Putih Kalasey Satu, diakui Ketua Komisi II Inggried Sondakh hampir sama dengan pengeluhan pengurus koperasi merah putih mereka kunjungi baik di kelurahan maupun desa yang ada di Sulut.

“Tentunya kita bersyukur di desa Kalasey Satu lahan dan bangunannya sudah ada. Sementara di tempat lain lahannya sulit didapat. Seperti di Desa Tinoor lahannya ada tapi tidak berada di lokasi yang strategi. Ini kunjungan Komisi II yang kedua kali, dan sangat bersyukur Gerai Koperasi Merah Putih Kalasey Satu sudah selesai dibangun tinggal pengisian perlengkapan yang dibutuhkan,”ungkap Sondakh.

Sementara terkait apa yang ditanyakan oleh Ketua Koperasi, Pak Denny Rantung, bahwa anggaran pembangunan Koperasi Merah Putih ini sebesar Rp 3 Miliar, namun ada potongan pajak sehingga total anggarannya sekira Rp2,5 Miliar.

“Untuk pembangunannya anggarannya sebesar 1,6 miliar sisanya untuk perlengkapan. Dan pengembalian dana ini tidak dibebankan kepada pengurus koperasi tetapi oleh pemerintah yang anggaran serta bunga 6 persen pertahun diambil dari Dana Desa,”jelas Sondakh, sambil mengakui bahwa apa yang ia sampaikan ini hasil dari kunjungannya ke Kementerian Koperasi dan PT Agrinas.

Sondakh pun berharap dalam 2 tahun kedepan koperasi merah putih yang nantinya dikelolah oleh PT Agrinas dapat merekrut manager yang memiliki skil terbaik sehingga dapat menghasilkan profit sesuai yang kita harapkan. (mom)

- Advertisment -