
MANADO-Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo) Sulut, Senin (26/10/2026) menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Sulut.
Ketua Komisi I Braien Waworuntu saat memimpin rapat menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan RDP ini untuk melakukan evaluasi serta koordinasi terkait penyerapan anggaran dan program kerja di Dinas Kominfo Sulut tahun anggaran 2026.
RDP ini dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, beserta jajarannya. Ada banyak hal yang terangkat dalam RDP ini.
Salah satunya yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I Rhesa Waworuntu adalah keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah Sulut, terutama di daerah kepulauan yang masih mengalami kendala blank spot.
Rhesa Waworuntu mempertanyakan ke Dinas Kominfo Sulut langkah apa yang akan dilakukan Dinas Kominfo untuk mengatasi area blank spot tersebut.
“Daerah Kepulauan jaringan internet sangat krusial. Apalagi untuk mendukung kerja pemerintahan serta aktivitas perekonomian masyarakat di daerah kepulauan,”papar Politisi PDI Perjuangan ketika RDP ini.
Dan pada kesempatan itu, Legislator Sulut dapil Minahasa Tomohon mengusulkan ke Dinas Kominfo agar jaringan lebih cepat yakni dengan mengusulkan pada Pemerintah Provinsi Sulut mengalokasikan anggaran untuk perangkat internet satelit Starlink di setiap desa yang belum terjangkau sinyal atau jaringan.
“Perangkatnya hanya berkisar Rp 10 jutaan,” tutur Rhesa.
Kepala Diskominfo dan Persandian Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, menyampaikan usulan dari Wakil Ketua Rheza Waworuntu sangat baik.
“Saat ini Dinas Kominfo sementara melakukan pendataan menyeluruh terkait peta sebaran wilayah blank spot maupun wilayah dengan sinyal lemah,” jelas Zainudin ketika RDP yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi satu. (mom)


