
YOGYAKARTA — Semangat dan optimisme tinggi ditunjukkan kontingen Bank SulutGo Taekwondo Club (BSG-TC) yang dipastikan siap tampil dan bersaing menghadapi para atlet taekwondo terbaik dunia dalam ajang bergengsi International Gelora Taekwondo Indonesia (IGTI) II 2026.
Kejuaraan bergengsi ini digelar di GOR UNY Yogyakarta sejak tanggal 19-21 Juni 2026. Sebanyak 8 fighter terbaik BSG-TC resmi diberangkatkan dan dipastikan tiba di Yogyakarta pada malam ini, Selasa (16/6/2026) untuk menjalani persiapan akhir sebelum turun bertanding pada kejuaraan internasional yang menjadi salah satu event terbesar taekwondo tahun ini.
Adapun delapan atlet muda yang akan membawa nama BSG-TC dalam kejuaraan tersebut yakni Haidar Kalani Tawa’a, Gabriel Savila Sanggasi, Lovely Magdalena Mangantara, Syalom Gracia Gedoan, Naura Varisha Setiawan, Jill Gizelle Taroreh, Gratia Loveny Sumajow, serta Epifania Feilanchy Reppy. Mereka tampil dengan berbagai kelas (under).
Seluruh atlet didampingi langsung oleh pelatih kepala Sabeumnim Stenly Pangalila, yang selama ini dikenal konsisten membina dan mempersiapkan atlet-atlet muda potensial untuk tampil kompetitif di berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Keikutsertaan BSG-TC dalam IGTI II 2026 menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding di level internasional bagi para atlet muda Sulawesi Utara. “Sejak menjalani TC beberapa bulan mereka mampu secara fisik dan teknik menghadapi lawan tanding di kejuaraan ini,” kata pelatih bertangan dingin membina para atlet taekwondo optimis.
Berdasarkan data panitia, ajang IGTI II Grade B 2026 kali ini dipastikan berlangsung sangat kompetitif dengan diikuti sekitar 3.000 atlet taekwondo terbaik dari seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, sejumlah atlet dari berbagai negara juga dipastikan ambil bagian, menjadikan kejuaraan ini sebagai panggung persaingan atlet-atlet terbaik dengan atmosfer internasional yang sangat bergengsi.
Sabeumnim Stenly Pangalila menyatakan pihaknya telah melakukan persiapan maksimal dan berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Kami datang dengan semangat besar membawa nama BSG-TC dan terutama nama daerah Kota Manado. Anak-anak sudah berlatih keras dan kami optimistis mereka mampu memberikan penampilan terbaik. Yang terpenting adalah mental bertanding, disiplin, dan keberanian menghadapi lawan-lawan terbaik di event sebesar ini,” ujar Stenly.
Keikutsertaan delapan fighter muda ini sekaligus menjadi bukti komitmen BSG-TC dalam mencetak atlet-atlet taekwondo berprestasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung internasional. Dukungan dan doa masyarakat Sulawesi Utara kini mengiringi perjuangan mereka untuk membawa pulang prestasi membanggakan dari Kota Pelajar, Yogyakarta. [anr]


