
Saluran primer Irigasi Ayong – Bolangat – Maelang putus.
MANADO-Komisi III DPRD Sulut, Senin (4/5/2026) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR Provinsi Sulut serta UPTD Wilayah II Bolaang Mongondow Provinsi Sulut dalam rangka tindak lanjut hasil kunjungan Komisi III.
Namun sangat disayangkan RDP Komisi III sangat penting ini, tidak dihadiri oleh Kadis PUPRD Deicy Paat, hanya Sekretaris Dinas serta Kepala UPTD Bolaang Mongondow Ir. Lucky Sugeha yang memenuhi panggilan Komisi III.

jalan Rusak
RDP ini dianggap penting sesuai dengan aspirasi yang diterima oleh Komisi III yaitu Bolmong yang merupakan penghasil beras di Sulut. Namun yang terjadi sekarang ini distribusi air tidak jalan hingga berdampak pada 700 HA sawah yang digunakan oleh masyarakat untuk menanam padi.
“Ini sangat berdampak pada hasil produksi beras berkurang. Padahal Bolmong merupakan sentra beras di Sulut,”ungkap Ketua Komisi III Berty Kapojos.
Aspirasi masyarakat ini sudah dilaporkan ke Dinas, Tetapi tidak ada tanggapan dari Kadis PUPRD Provinsi Sulut Deicy Paat dengan alasan klasik tidak ada dana padahal berkaitan dengan Asta Citanya Prisiden Prabowo dan poin 5 Visi Gubernur Sulut yaitu Ketahan Pangan.

Rapat Komisi III bersama Dinas PUPR dan Kepala UPTD Bolmong.
Kemudian Komisi III juga menerima aspirasi terkait beberapa bulan lalu curah hujan cukup tinggi mengakibatkan Plat Duicker di desa Pinogaluman Ruas Jalan Pinogaluman – Dumoga putus dan rusak total tergerus arus air sehingga jalan pada ruas tersebut rusak .
Sehingga menyebabkan kendaraan yangg akan melewati ruas tersebut diarahkan melewati jalan alternatif.
Tim teknis UPTD 2 Bolmong Raya yg di pimpin langsung oleh Kepala UPTD Ir. Lucky Sugeha,ST sudah turun langsung ke lokasi untuk pendataan kerusakan dan melakukan survey pengukuran atas kerusakan yang terjadi serta memasang Pita dan tanda hati-hati.
Lucky Sugeha yang hadir dalam RDP Komisi III membenarkan jika timnya telah turun ke lokasi melakukan survey pengukuran atas kerusakan yang terjadi serta memasang Pita dan tanda hati-hati.
Informasi yang didapat terkait putusnya ruas jalan tersebut sampai sekarang belum ada tanggapan dari Kadis PU Daicy Paat. (mom)


