BerandaHeadlineslombah Rakyat Berlangsung Meriah, Mor Bastian : Partai Demokrat Ingin Lebih Dekat...

lombah Rakyat Berlangsung Meriah, Mor Bastian : Partai Demokrat Ingin Lebih Dekat Dengan Rakyat

MANADO-Masih dalam memperingati HUT RI ke-81 dan HUT Ke 25 partai Demokrat, DPD Partai Demokrat Sulut bersama DPC PD Manado dan Minahasa Utara menggelar berbagai lomba rakyat di halaman kantor DPD Partai Demokrat Sulut, Ring Road II, Kota Manado, Minggu (23/8/2026).

Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Mor D. Bastian menegaskan kegiatan Lomba Rakyat dalam rangka HUT RI Ke-81 dan HUT ke-25 Partai Demokrat bukan hanya menjadi momen kemeriahan akan tetapi bagaimana menjadikan Partai Demokrat lebih dekat dengan rakyat.

Hal ini disampaikan Mor Bastian saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan, Minggu (23/8/2026) siang, usai membuka kegiatan Lomba Rakyat yang dilaksanakan di Kantor DPD Partai Demokrat Sulut, Paniki Bawah, Kota Manado.


“Ini semua kita laksanakan disamping untuk memeriahkan HUT RI Ke-81 dan HUT Ke-25 Partai Demokrat berdiri, tetapi juga bagaimana demokrat memberi diri berbaur dengan masyarakat dekat dengan masyarakat. Bahkan lebih dari itu, kita ingin berbuat lebih pada masyarakat dan kita menerima aspirasi apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat dapat kita salurkan melalui partai demokrat,” tegas Mor.


Mor juga menyampaikan bahwa Demokrat memiliki komitmen untuk perjuangkan seluruh aspirasi yang ada, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun pada tingkat pusat yang akan akan kami usulkan melalui DPD partai demokrat yang ada,” ujarnya.

Mor menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk konsolidasi partai untuk mempersiapkan konsolidasi partai agar kedepan masih tepat melaksanakan agenda-agenda lanjutan sampai pada tahun depan.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja lomba rakyat,Henry Walukow mengatakan, dalam momen ini partai demokrat mencoba membuka sekat-sekat antara partai , wakil rakyat dan masyarakat.


“Jadi ini adalah memomentum Demokrat untuk mendekatkan diri lebih merakyat lagi. Artinya tidak ada batas atau penghalang antara Partai, Wakil Rakyat dan rakyat. Ini momentum kami menunjukan bahwa kami tidak akan ada tanpa rakyat. Rakyat menurupakan satu amanah yang kami junjung dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan, keinginan dari pada masyarakat dan itu diimplementasikan terkait tugas dan tanggungjawab sebagai Wakil Rakyat,”papar Walukow. (mom)

- Advertisment -