
Stella Runtuwene
MANADO-Berpindahnya sejumlah kader Partai NasDem Sulut ke Partai Lain, salah satunya Wali Kota Bitung Hengky Honandar mendapat tanggapan dari internal Partai.
Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Runtuwene yang menjabat sebagai Bendahara DPW NasDem Sulut memberikan tanggapannya.
Kepada wartawan di DPRD Sulut Ibu Stella sapaan akrabnya dengan tegas menyatakan, keputusan kader NasDem ke partai lain itu merupakan hak personal yang sepenuhnya berada di tangan masing-masing individu.
“Partai tidak bisa membatasi atau mencegah pilihan politik seseorang.Karena kembali kepada diri masing-masing. Masalah mereka berpindah partai, itu adalah hak politik yang bersangkutan untuk menentukan pilihan politiknya,” kata Stella Runtuwene, Selasa (26/5/2026).
Legislator Sulut dapil Minsel-Mitra ini menjelaskan, konsekuensi organisasi yang harus diterima oleh kader yang memilih pindah partai.
“Dengan bergabungnya Hengky Honandar ke partai lain, maka status keanggotaannya di NasDem secara otomatis berakhir, dan Kartu Tanda Anggota (KTA) NasDem dengan sendirinya gugur,” ucap Runtuwene.
Sedangkan mengenai proses kepindahan apakah Hengky Honandar sempat berpamitan secara resmi kepada pengurus partai—Stella mengaku tidak tahu secara mendetail.
“Tetapi hubungan interpersonal di antara mereka tetap berjalan dengan baik tanpa ada konflik.Secara pribadi, saya tidak mengetahui apakah pamit atau tidak. Saya pastikan hubungan dengan Wali Kota Bitung masih baik-baik saja,” ujar Runtuwene.
Diketahui Hengky Honandar telah secara resmi bergabung ke Partai Gerindra Sulut. (mom)


