
Reza Rumambi
MANADO-Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulut, Reza Rumambi SE menyatakan bahwa PDIP yang adalah partai yang selalu memperjuangkan wong cilik dan rakyat.
Penegasan Reza Rumambi karena ada sejumlah pihak masih meragukan komitmen PDI-Perjuangan yang terus berjuang bersama rakyat.
Reza menyatakan Ketua umum Megawati Soekarno Putri kembali menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan harus turun ditengah-tengah masyarakat.
“Ibu Megawati menyampaikan pesan agar kader PDIP hadir ditengah-tengah masyarakat. Baik suka maupun duka. Tertawa dan menangis bersama rakyat. Jangan hidup dalam zona nyaman, tapi harus turun merasakan dan membantu masyarakat”ungkap Rumambi, Rabu (14/1/2026).
Lanjut Reza, baru-baru ini dalam Bencana saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar, Kader seluruh Indonesia bergotong royong membantu, bahkan DPP mengirimkan kapal kesehatan salamahayati, 30 ambulans, Tim Dokter dan bantuan lainnya.
” Yah karena kami merasakan derita dari saudara-saudara kita disana dan wajib hadir semaksimal yang kita bisa,”paparnya.
Lanjutnya, isu pilkada langsung dan tidak langsung, PDI Perjuangan ada di pihak rakyat, pemilihan langsung masih sistem yg paling baik karena rakyat yang menentukan pilihan langsung, jelas pro wong cilik dan rakyat.
Selain itu, Reza juga menyampaikan kembali terkait aturan partai bagi seorang kader yang rangkap jabatan.
“Ada tiga daerah dapat kepercayaan khusus oleh Ketua Umum PDI P memangku Ketua DPD di provinsi mereka. Yakni, di Jawa Tengah Dolfie Palit di DPP sebagai Wasekjen, di Jawa Timur ada Said Abdulah yang juga sebagai Ketua DPP dan Ketua DPD Sulut Olly Dondokambey masih juga dipercayakan Bendahara Umum DPP,” ucap Rumambi.
Memperjelas aturan ini, Reza sampaikan dalam Pasal BAB XVIII Ketentuan Khusus, Pasal 121, Poin 3 Anggota Partai atau Kader Partai yang telah terpilih dan ditetapkan menjadi Dewan Pimpinan Partai dan Pengurus Partai tidak boleh rangkap jabatan struktural diatas maupun dibawahnya dan secara otomatis dianggap telah mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya, kecuali Ketua Umum Partai menentukan lain,”tambahnya.
“Mungkin yang mempertanyakan tidak paham AD/ART partai dan Peraturan internal PDIP,”papar Reza Rumambi yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado.
Reza juga mengingatkan bagi kader PDIP PDIP yang mendapatkan tugas baik eksekutif dan legislatif untuk bersyukur dan dijalankan dengan penuh tanggungjawab.
“Ketika partai menugaskan menjadi eksekutif dan legislatif atau apapun itu dan dipilih oleh rakyat, yah jalankan dengan penuh tanggung jawab, karna jabatan tidak abadi, ada mutasi, demosi, rotasi dan promosi, biasalah dalam organisasi kan. Bahkan ketika amanat rakyat dalam jabatan Eksekutif dan Legislatif sudah selesai, berilah Teladan, sebagai Kader Ideologis dan Pelopor. yang dipercayakan dalam jabatan itu tidak banyak,”tutupnya. (mom)


