
MANADO – Kepemimpinan baru di tubuh Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Manado menghadirkan harapan besar bagi terciptanya pers yang semakin solid, profesional, dan inklusif.
Sosok Arsenius Hut Kamrin atau yang akrab disapa Hut Kamrin kini resmi dipercaya menakhodai Pokja PWI Manado, sebuah amanah yang dinilai tepat mengingat rekam jejaknya dalam membangun komunikasi lintas komunitas jurnalis.
Penunjukan Hut Kamrin sebagai Ketua Pokja PWI Manado merupakan bagian dari penataan organisasi yang dilakukan PWI Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Cintya Bojoh.
Dalam berbagai kesempatan, dirinya menegaskan komitmen untuk menjadikan organisasi independen ini sebagai rumah bersama bagi wartawan tanpa membedakan latar belakang media, suku, agama, maupun kelompok tertentu.
Di tengah dinamika dunia jurnalistik yang semakin kompleks, Hut Kamrin dikenal sebagai figur yang mampu merangkul berbagai kalangan. Pengalamannya yang panjang sebagai wartawan dan mantan pimpinan redaksi salah satu media besar di Sulut, arus utama membuatnya memahami pentingnya menjaga solidaritas serta memperkuat profesionalisme insan pers.
Pelantikan kepengurusan baru PWI Sulawesi Utara periode 2026–2031 dipimpin Cintya Bojoh yang mengukuhkan posisi Hut Kamrin sebagai Ketua Pokja PWI Manado menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Berbagai pihak menilai kehadirannya mampu menjadi jembatan pemersatu di tengah keberagaman komunitas jurnalis yang ada di Kota Manado.
Dalam kepemimpinannya, Hut Kamrin mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan, sertifikasi, serta penguatan etika jurnalistik.
“Saya juga mengajak seluruh insan pers untuk mengedepankan persaudaraan dan menjadikan organisasi profesi sebagai wadah pengembangan kapasitas bersama,” katanya dalam sambutan di sela-sela pengukuhan yang berlangsung Gedung Serba Guna Pemkot Manado dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, Kamis (11/6/2026)
Komitmen tersebut mulai terlihat usai pengukuhan saat dirinya memaparkan berbagai rencana kegiatan yang memperkuat hubungan antarwartawan serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.
“Semangat kebersamaan yang dibangun ini nantinya menjadi energi positif bagi perkembangan dunia pers di Sulawesi Utara,” ungkap pria hitam manis ini.
Sementara itu, sejumlah pengurus Pokja PWI Manado berharap, dengan kepemimpinan yang mengedepankan persatuan, Hut Kamrin mampu membawa Pokja PWI Manado menjadi organisasi yang semakin kuat, profesional, dan menjadi perekat di tengah keberagaman komunitas jurnalis.
“Sosok Ketua Hut Kamrin kini tidak hanya dipandang sebagai pemimpin organisasi, tetapi juga sebagai tokoh pers yang berupaya menghapus sekat-sekat perbedaan demi kemajuan profesi wartawan dan kualitas informasi bagi masyarakat,” ujar Yudi Bastian, salah satu wakil ketua Pokja PWI Kota Manado. [anr]


