
Sangihe- Wakil Bupati Tendris Bulahari pimpin upacara dalam rangka Peringatan Hari Otonomi Daerah, Hari Pendidikan Nasional serta Apel Kerja ASN Bulan Mei 2026.
Berbagai langkah strategis dan evaluasi disampaikan Wabup Tendris Bulahari, yakni :
Terkait Tata Kelola Pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
- SINKRONISASI PROGRAM DAERAH DENGAN PRIORITAS NASIONAL, TERUTAMA DALAM BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, PENGENTASAN KEMISKINAN, DAN KETAHANAN WILAYAH.
- PENGUATAN REFORMASI BIROKRASI BERBASIS KINERJA, DENGAN PELAYANAN PUBLIK YANG CEPAT, TRANSPARAN, DAN BERBASIS DIGITAL.
- PENINGKATAN KEMANDIRIAN FISKAL DAERAH, MELALUI OPTIMALISASI PAD DAN INOVASI PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN.
- KOLABORASI ANTAR WILAYAH DAN ANTAR OPD, MENGINGAT TANTANGAN PEMBANGUNAN KEPULAUAN
TIDAK BISA DISELESAIKAN SECARA SEKTORAL. - PENGUATAN KETAHANAN DAERAH, BAIK DARI ASPEK EKONOMI, SOSIAL, MAUPUN KEBENCANAAN.
“Namun demikian kita juga tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih kita hadapi. Seperti keterbatasan Fiskal, kondisi Geografis kepulauan serta kesenjangan akses layanan dasar,” kata Bulahari.
Dirinya juga menegaskan akan pentingnya pendidikan bagi masa daerah, bangsa dan negara Republik Indonesia. Dengan mengembangkan potensi dan membentuk karakter generasi muda. Dan diminta siap menghadapi tantangan seperti :
•KETERBATASAN AKSES DI WILAYAH TERPENCIL DAN
KEPULAUAN.
• KUALITAS SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN,
• SERTA KEBUTUHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU.
“Untuk itu sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional melalui astacita beberapa hal perlu didorong bersama. Yakni meningkatkan kualitas pembelajaran, digitalisasi pendidikan, peningkatan kompetensi, kesejahteraan guru, penguatan karakter
peserta didik, pemerataan akses pendidikan,” tegas Bulahari sembari menyampaikan apresiasi pemerintah daerah atas kinerja para ASN.


