
MANADO-Bertempat di Auditorium Unsrat Manado, Selasa (7/4/2026) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) Ir H Indra Utama MPWK IPU melantik dan mengukuhkan DPD ABPEDNAS Provinsi Sulawesi Utara yang diketuai oleh Stefanus BAN Liow dan DPC ABPEDNAS Kabupaten/Kota, sekaligus Sosialisasi Penguatan Kesadaran Hukum dan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
Usai pelantikan, kepada wartawan Stefanus BAN Liow mengakui ketika diberikan kepercayaan oleh Ketua Umum menyatakan bahwa bersama para pengurus bertekad untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama yang intinya bagaimana melakukan langkah preventif.

“Tentunya saat diberikan kepercayaan sebagai ketua maka pertanggungjawaban moral atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP ABPEDNAS melalui ketum dan ketua Dewan Pengawas maka dalam satu kebersaman satu tekad dengan teman-teman pengurus Dewan Pembina dan Dewan Pengawas bahkan bersama-sama dengan DPC kabupaten/kota Kotamobagu serta jajaran kejaksaan kita akan menindaklanjuti apa yang sudah disepakati dalam perjanjian kerjasama yang pada intinya adalah preventif,” papar Liow.
Ditegaskan Liow, bagimana mengimplementasikan program jaga desa serta program jaga dapur MBG sebagaimana disampaikan oleh Ketua Dewas dan Jamintel.Diakui Liow, jauh hari sebelum pelantikan dirinya telah melakukan diskusi dengan Jamintel serta Ketum guna membicarakan langkah strategis yang akan dilakukan dalam kemitraan membangun perekonomian desa.
“Sebenarnya sudah banyak diskusi ketika tanggal 27 Maret pertemuan dengan Jamintel di jakarta dan Ketum, serta beberapa personil membicarakan beberapa langkah yang dilakukan, termasuk dalam kemitraan untuk pembangunan ekonomi di Desa. Selain itu tentunya akan memberikan penguatan bagaimana mengoptimalisasi tugas dan fungsi dari Badan Permusyawaratan Desa,” ucap Liow saat menjelaskan kepada wartawan.
“Kepengurusan ABPEDNAS tergolong unik karena pengurusnya banyak yang berlatar belakang publik figur. Karena bukan hanya anggota BPD aktif dari berbagai unsur, termasuk ada anggota DPRD, anggota DPD, birokrat, jaksa dst. Ini menunjukan bahwa begitu perhatian dan kepeduliannya utk membangun desa ini sebagai implementasi dari astacita keenam dari presiden Prabowo yakni membangun dari desa,” tutupnya. (mom)


