
BITUNG— Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE., menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang saat ini melanda seluruh wilayah Kota Bitung. Ancaman banjir, genangan air, hingga pohon tumbang menjadi perhatian serius pemerintah kota.
Himbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam melindungi keselamatan dan keamanan warga Kota Bitung.
Dalam imbauannya, Wali Kota Hengky Honandar mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui sumber informasi yang terpercaya, dan memperhatikan peringatan dini terkait potensi hujan deras, angin kencang, dan risiko bencana lainnya.
Kami berharap masyarakat tidak mengabaikan peringatan cuaca ekstrem, karena dampaknya dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda,”ujar Hengky Honandar, Selasa 06/01/2026).
Wali Kota juga meminta masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, sekaligus memastikan saluran air di sekitar rumah atau bangunan dalam kondisi baik dan tidak tersumbat, guna mengantisipasi genangan maupun banjir saat intensitas hujan deras dan angin kencang.
Hengky juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi daerah-daerah rawan bencana, seperti bantaran sungai, aliran sungai kecil, maupun kawasan rendah yang rawan terendam air.
Selain itu, Wali Kota juga menghimbau warga yang berkendara atau berjalan kaki agar menghindari jalur yang berpotensi bencana.Tak kalah penting, Honandar menekankan agar masyarakat tidak mendekati pohon, tiang listrik, kabel, maupun peralatan listrik lainnya saat hujan deras guna menghindari risiko sengatan listrik.
Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga agar terhindar dari risiko akibat cuaca ekstrem,” pungkas Wali Kota Hengky.
Sehubungan dengan himbauan kepada masyarakat, Wali Kota juga menegaskan para Sahli, Asisten, jajaran Kepala Perangkat Daerah (KPD), para Camat dan Lurah agar dapat memberikan informasi update apabila terjadi bencana di wilayah masing-masing. Untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis agar tetap siaga apabila dibutuhkan dalam membantu masyarakat. (f**)


