Terkait Fasilitas Publik, LP3K Manado Curiga Pemkot Kompromi dengan Pengusaha Nakal

Ketua LP3K Kota Manado, Albert Wales. (foto:ist)
Ketua LP3K Kota Manado, Albert Wales. (foto:ist)

MANADO – Ketua LP3K Kota Manado Albert Wales menyesalkan sikap diam lembaga DPRD dan instansi terkait di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terhadap tindakan nakal para pengusaha yang dengan sengaja merusak trotoar.

“Sudah jelas trotoar dirusak, kenapa DPRD Manado hanya diam. Apa mereka tidak melihat kondisi dilapangan, lakukan sidak saja,” kata Wales kepada Manadoline.com, Kamis (13/12).

Dirinya meminta segera mengagendakan peninjauan lapangan terhadap sejumlah titik trotoar yang dirusak untuk kepentingan para pengusaha di Manado kemudian diinvetarisir jumlahnya lalu dilakukan penindakan.

Selain itu, dirinya juga menyoroti kinerja instasi terkait yang seakan diam dan terkesan membiarkan saja pelaku usaha merusak sejumlah fasilitas publik.

“Instansi terkait di Pemkot Manado hanya diam. Ada apa ini, jangan-jangan ada kompromi terhadap tindakan nakal para pengusaha di Manado,” ujarnya.

Wales menegaskan bahwa, pihaknya akan menyurat kepada lembaga DPRD Manado dan instansi terkait soal  pengrusakan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Bahkan LP3K Manado, akan meminta DPRD Manado serta intansi terkait dalam hal ini PM-PTSP, Dinas Pekerjaan Umum dan Satpol PP untuk mengambil tindakan kepada mereka yang merusak trotoar.

“Ini sudah jelas melanggar undang-undang no 22 tahun 2009 dan jelas ada hak pejalan kaki dan pengguna yang dilanggar kenapa Pemkot Manado tidak ada tindakan. Suruh mereka kembalikan trotoar yang dirusak seperti kondisi semula dan beri sangsi,” tegasnya. (ml)